Jawa Barat
Berharap Dukungan Penonton di UPI Gymnasium
UPI Putra langsung mengalihkan fokus menuju Regional Playoffs Basketball Campus League Season 1. Bermain di kandang sendiri, UPI Gymnasium, Kamis (21/5), mereka akan menghadapi Universitas Kristen Maranatha dalam duel yang diprediksi berlangsung ketat sejak tip-off.
Setelah memastikan langkah ke semifinal, tim pelatih UPI masih menyimpan beberapa catatan evaluasi. Salah satu perhatian utama datang dari kontribusi bench player yang dinilai belum langsung panas saat masuk ke pertandingan.
Asisten pelatih UPI, Nurwahid Alhammadi, menilai energi pemain pelapis masih perlu ditingkatkan, terutama ketika menghadapi laga dengan tensi tinggi seperti playoffs.
Menurutnya, respons pemain cadangan saat masuk rotasi akan sangat menentukan ritme permainan tim. Apalagi di fase knockout, momentum bisa berubah hanya dalam beberapa possession.
“Kalau dilihat, bench player-nya terlalu dingin pas masuk ke lapangan. Terlalu dingin, seperti diesel,” ujar Nurwahid.
“Semoga lawan Maranatha, bench player-nya lebih baik lagi,” lanjutnya.
Selain evaluasi teknis, recovery pemain juga menjadi fokus utama tim pelatih. Setelah menjalani pertandingan sebelumnya melawan Unisba, kondisi fisik pemain disebut harus benar-benar dijaga agar tetap fresh menghadapi laga penting kontra Maranatha.
Nurwahid menegaskan bahwa istirahat menjadi hal paling krusial jelang semifinal. Ia ingin seluruh pemain datang ke pertandingan dengan kondisi tubuh dan mental yang siap bertarung sejak awal laga.
“Istirahat, saya tekankan agar istirahatnya cukup. Apalagi semifinal, alhamdulillah bisa ke sana. Yang penting istirahat cukup, otak fresh dan siap main,” katanya.
Menghadapi Maranatha yang dikenal sebagai salah satu kekuatan basket kampus Bandung, UPI memilih tetap tenang. Tim pelatih tidak ingin pemain terbebani status lawan dan lebih fokus pada permainan sendiri.
“Mental sih sama-sama aja, karena universitas favorit di Bandung. Biasa aja, tapi well see sih,” tambah Nurwahid.
Bermain di UPI Gymnasium juga menjadi keuntungan tersendiri bagi tim tuan rumah. Dukungan suporter diharapkan kembali memenuhi arena dan memberi suntikan energi tambahan untuk para pemain.
Sepanjang gelaran Regional Bandung musim ini, atmosfer kandang UPI memang menjadi salah satu yang paling hidup. Kehadiran mahasiswa dan pendukung di tribun beberapa kali mampu meningkatkan momentum permainan tim.
“Setiap UPI main, suporter datang. Jadi keuntungan juga, semoga anak-anak bisa kebawa energinya,” tutup Nurwahid.
Belum ada jadwal pertandingan tersedia
Masa Pendaftaran Berlangsung hingga 3 Juli
Perkuat Ekosistem Olahraga Mahasiswa
Berharap Manfaatkan Fasilitas Kampus
Rajin Latihan dan Paling ''Berisik'' di Tim
Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.