Semarang
Perbaiki Kesalahan dan Intip Lawan di Big 8
Pelatih Universitas Semarang (USM), Raden Aztama Valiantda Prabavananta, puas dengan permainan anak asuhnya saat mengalahkan Universitas Kristen Duta Wacana.
USM memastikan diri lolos ke perempat final setelah memgalahlan UKDW fantasts 121-30, di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Sabtu (2/5).
Di atas kertas, kemenangan ini terlihat tanpa cela. Namun di balik margin 91 poin tersebut, pelatih USM, Raden Aztama Valiantda Prabavananta, justru melihat celah yang perlu segera dibenahi.
Ia mengaku puas dengan hasil akhir, tapi harus ada yang diperbaiki.
“Puas. Tapi tadi ada beberapa pemain yang sudah scouting lawan, malah jadi meremehkan. Makanya di kuarter pertama sempat kesulitan,” ujar Coach Valiant.
UKDW yang ditangani mantan pemain IBL, Handoyo Saputro, sempat memberikan perlawanan di awal laga. USM terlihat belum menemukan ritme, bahkan beberapa kali gagal mengeksekusi peluang dengan baik.
Namun situasi itu tidak berlangsung lama. Memasuki kuarter berikutnya, USM mulai menunjukkan kelasnya. Intensitas meningkat, transisi berjalan lebih cepat, dan akurasi tembakan mulai membaik. Dari situ, jarak poin melebar tanpa bisa dikejar.
“Setelah itu anak-anak langsung step up,” lanjutnya.
Salah satu sorotan di laga ini adalah penggunaan Deng Kuot Deng. Pemain andalan USM itu hanya tampil selama 12 menit, namun tetap memberi dampak besar. Dalam waktu terbatas, Deng sudah mengoleksi 27 poin.
Keputusan menarik justru datang setelah itu. Coach Valiant memilih menarik Deng lebih cepat dan memberi menit bermain kepada pemain lain.
“Bukan disimpan,” katanya sambil tersenyum.
“Tadi Deng main sebentar saja sudah 27 poin. Jadi saya rotasi saja, kasih kesempatan ke pemain yang lebih muda,” imbuhnya.
Langkah ini menunjukkan kedalaman skuad USM sekaligus kepercayaan pelatih terhadap seluruh roster. Dalam turnamen seperti ini, menjaga kebugaran dan kesiapan semua pemain menjadi kunci penting.
Kini, USM menatap babak perempat final dengan kepercayaan diri tinggi. Meski begitu, Coach Valiant memilih tetap membumi. Ia tidak ingin timnya kembali terjebak dalam rasa puas berlebihan.
“Mental dan review kesalahan. Lalu scouting lawan tentunya,” tegasnya singkat. (GAP_
Belum ada jadwal pertandingan tersedia

Akan Kembali Musim Depan

Menang dengan Skor 115-20

Perbaiki Mental Bertanding Sebelum ke UPH
Mendapat Beasiswa 100 Persen dari Kampus
Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.